.
Monday 25th of May 2015    

Who's Online

We have 26 guests online
Share on facebook


feed-image Feed Entries
Home
Pemanasan Global
Written by Admin   
Friday, 13 March 2015 07:16

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan Pemanasan Global?

Secara singkat dapat dikatakan bahwa pemanasan Global adalah meningkatnya suhu permukaan bumi yang diakibatkan oleh menumpuknya gas-gas yang menimbulkan efek rumah kaca di lapisan atmosfir bumi, ini mengakibatkan panas bumi tertahan di lapisan bawah atmosfir, yang pada gilirannya menyebabkan naiknya suhu bumi.

 

Penyebab Pemanasan Global

  • Sangat banyak Carbon Dioxida (Co2) yang dihasilkan oleh pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar fosil. Batu bara menghasilkan CO2 paling banyak dibandingkan gas alam dan minyak.
  • CO2 yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor. Karenanya gunakanlah kendaraan bermotor yang hemat bahan bakar. Menurut penelitian, setiap gallon bahan bakar menghasilkan 10 kilo CO2.
  • CO2 yang dihasilkan oleh pesawat terbang. Diperkirakan pesawat terbang menyumbang pada pemanasan Global sebanyak 3,5% dan diramalkan menjadi 15% di tahun 2050.
  • CO2 yang dihasilkan gedung bertingkat. Struktur gedung bertingkat menyumbangkan 12% emisi CO2.
  • Methane (CH4). Kalau CO2 merupakan gas rumah kaca yang utama, CH4 ada di peringkat kedua. Gas CH4 dihasilkan oleh sawah, kotoran sapi, bakteri dalam lumpur dan produksi bahan bakar fosil. Di seluruh dunia padi ditanam di sawah yang digenangi air, ini menyebabkan terjadinya kondisi anaerobic di mana oksigen terperangkap, sehingga zat-zat organik di tanah membusuk, keadaan ini mengakibatkan terlepasnya CH4 ke atmosfir.
  • Meningkatnya uap air di atmosfir. Uap air merupakan gas rumah kaca yang paling kuat di planet ini, peningkatannya di atmosfir dipicu oleh CO2, CH4 dan gas rumah kaca lainnya. Uap air menahan panas yang diperangkap oleh semua gas rumah kaca.
  • Gas rumah kaca yang lain adalah Nitrous Oksida (N2O), gas yang tidak berwarna dan tidak mudah terbakar dengan aroma yang manis, gas ini lebih dikenal dengan “gas tertawa” yang kadang digunakan sebagai anestesi. Secara alami gas ini dihasilkan oleh laut dan hutan. Gas ini juga dihasilkan dalam produksi asam nitrat dan nylon, juga hasil penggunaan pupuk di pertanian. Di atmosfir N2O ini diurai oleh sinar matahari.
  • Penggundulan hutan. Setelah emisi karbon yang disebabkan oleh kegiatan manusia, penggundulan hutan merupakan penyebab menumpuknya CO2 di atmosfir yang berikutnya. Setiap tahun kita terus kehilangan hutan tropis seluas negara Italia. Dengan bantuan sinar matahari, di siang hari hutan dan semua tumbuhan menyerap CO2 dan mengeluarkan oksigen. Dengan berkurangnya hutan maka semakin banyak CO2 yang tak terserap, dan masuk ke atmosfir.
  • Permafrost. Permafrost adalah struktur padat dari tanah yang membeku yang berada ribuan kaki dibawah permukaan tanah di daerah dingin seperti di Alaska, Kanada, Siberia, Skandinavia dan lain sebagainya. Karena suhunya meningkat, dia menjadi lunak dan melepaskan karbon yang sudah ribuan tahun diikatnya.
  • Tundra. Tundra adalah padang tanpa pohon yang terdapat di Arktik (kutub Utara) dan Subarktik. Diperkirakan ada 50 milyard ton karbon yang tertahan di tundra yang membeku itu. Namun, karena meningkatnya suhu sejak tahun 1980 yang lalu, diketahui bahwa tundra mulai melepaskan CO2 ke udara.
 
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Written by Admin   
Friday, 13 March 2015 07:08

 

PHBS di Sekolah adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat.

Ada beberapa indikator yang dipakai sebagai ukuran untuk menilai PHBS di sekolah yaitu :

1. Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan menggunakan sabun

2. Mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah

3. Menggunakan jamban yang bersih dan sehat

4. Olahraga yang teratur dan terukur

5. Memberantas jentik nyamuk

6. Tidak merokok di sekolah

7. Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap 6 bulan

8. Membuang sampah pada tempatnya

PHBS Di Sekolah

Jumlah anak di indonesia rata-rata 30% dari total penduduk Indonesia atau sekitar 237.556.363 orang dan usia sekolah merupakan masa keemasan untuk menanamkan nilai-nilai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sehingga berpotensi sebagai agen perubahaan untuk mempromosikan PHBS, baik dilingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat. Saat ini di Indonesia terdapat lebih dari 250.000 sekolah negeri, swasta maupun sekolah agama dari berbagai tindakan.

    Jika tiap sekolah memiliki 20 kader kesehatan saja maka ada 5 juta kader kesehatan yang dapat membantu terlaksananya dua strategi utama Departemen Kesehatan yaitu:
    “Menggerakan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat” serta “Surveilans, monitoring dan informasi kesehatan”

    Usia Sekolah Rawan Penyakit
    Sekolah selain berfungsi sebagai tempat pembelajaran juga dapat menjadi ancaman penularan penyakit jika tidak dikelola dengan baik. Lebih dari itu, usia sekolah bagi anak juga merupakan masa rawan terserang berbagai penyakit

    Data penyakit yang di derita oleh anak sekolah (SD) Terkait Perilaku
    Jenis penyakit Jumlah Kasus Sumber Data

    Kecacingan 40-60% Profil Dep Kes Tahun 2005
    Anemia 23,2 % Yayasan Kusuma Buana Tahun 2007
    Karies & Periodental 74,4 % SKRT Tahun 2001Kasus Diare

    Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization
    Setiap tahun 100.000 anak Indonesia meninggal akibat diare
    Data Departemen Kesehatan :
    Diantara 1000 penduduk terdapat 300 orang yang terjangkit penyakit diare sepanjang tahunSumber:

    Majalah Interaksi 2007
    Kasus Merokok
    Data Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional)
    Tahun 2004 menyebutkan sekitar 3% anak-anak mulai merokok sejak kurang dari 10 tahun Persentase orang merokok tertinggi (64%) berada pada kelompok umur remaja (15-19 tahun). Hal ini berarti bahaya rokok pada masyarakat yang rentan yakni anak-anak dan berdampak pada masa remaja.

    Kasus TB Paru
    Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta
    Dinas kesehatan DKI Jakarta menemukan setidaknya ada 1.872 anak yang menderita TB dari 10.273 penderita TB di DKI

    Data Departemen Kesehatan
    Tahun 2006 penderita TB anak masih 397 (Hr. Rakyat Merdeka 8/9/07). Data departemen kesehatan menunjukan kasus TB pada anak di seluruh Indonesia tahun 2007 sebanyak 3.990

    Latar Belakang PHBS di sekolah
    Munculnya sebagai penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah (usia 6-10), ternyata umumnya berkaitan dengan PHBS. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai PHBS disekolah merupakan kebutuhan mutlak dan dapat dilakukan melalui pedekatan usaha kesehatan Sekolah (UKS).

    PHBS disekolah adalah upaya untuk memberdayakan siswa, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu, mau dan mampu mempraktikan PHBS, dan berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sehat.

    Indikator PHBS di sekolah
    1. Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan memakai sabun
    2. Mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah
    3. Menggunakan jamban yang bersih dan sehat
    4. Olahraga yang teratur dan terukur
    5. Memberantas jentik nyamuk
    6. Tidak merokok di sekolah.
    7. Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap bulan.
    8. Membuang sampah pada tempatnya

    Sasaran pembinaan PHBS di sekolah

    Siswa
    Warga sekolah (kepala sekolah, guru, karyawan sekolah, komite sekolah dan orang tua siswa)
    Masyar
    akat lingkungan sekolah (penjaga kantin, satpam,dll)

    Manfaat Pembinaan PHBS di Sekolah
    Terciptanya sekolah yang bersih dan sehat sehingga siswa, guru dan masyarakat lingkungan sekolah terlindungi dari berbagai gangguan dan ancaman penyakit.
    Meningkatkan semangat proses belajar mengajar yang berdampak pada prestasi belajar siswa
    Citra sekolah sebagai institusi pendidikan semakin meningkat sehingga mampu menarik minat orang tua.
    Meningkatkan citra pemerintah daerah di bidang pendidikan
    Menjadi percontohan sekolah sehat bagi daerah lain.
    Langkah-langkah Pembinaan PHBS di sekolah

    1. Analisis Situasi
    Penentu kebijakan/pimpinan disekolah melakukan pengkajian ulang tentang ada tidaknya kebijakan tentang PHBS di sekolah serta bagaimana sikap dan perilaku khalayak sasaran (siswa, warga sekolah dan masyarakat lingkungan sekolah) terhadap kebijakan PHBS disekolah. Kajian ini untuk memperoleh data sebagai dasar membuat kebijakan.


    2. Pembentukan kelompok kerja

    Pihak Pimpinan sekolah mengajak bicara/berdialog guru, komite sekolah dan tim pelaksana atau Pembina UKS tentang :

    Maksud, tujuan dan manfaat penerapan PHBS disekolah • Membahas rencana kebijakan tentang penerapan PHBS di sekolah.
    Meminta masukan tentang penerapan PHBS di sekolah, antisipasi kendala sekaligus alternative solusi.
    Menetapkan penanggung jawab PHBS disekolah dan mekanisme pengawasannya.
    Membahas cara sosialisasi yang efektif bagi siswa, warga sekolah dan masyarakat sekolah.
    Pimpinan sekolah membentuk kelompok kerja penyusunan kebijakan PHBS di sekolah.

    3. Pembuatan Kebijakan PHBS di sekolah

    Kelompok kerja membuat kebijakan jelas, tujuan dan cara melaksanakannya.


    4. Penyiapan Infrastruktur

    Membuat surat keputusan tentang penanggung jawab dan pengawas PHBS di sekolah Instrument pengawasan Materi sosialisasi penerapan PHBS di sekolah Pembuatan dan penempatan pesan di tempat-tempat strategis disekolah Pelatihan bagi pengelola PHBS di sekolah


    5. Sosialisasi Penerapan PHBS di sekolah

    a. Sosialisasi penerapan PHBS di sekolah di lingkungan internal antara lain :
    • Penggunaan jamban sehat dan air bersih
    • Pemberantasan Sarang nyamuk (PSN)
    • Larangan merokok disekolah dan kawasan tanpa rokok di sekolah
    • Membuang sampah ditempatnya

    b. Sosialisasi tugas dan penanggung jawab PHBS di sekolah


    6. Penerapan PHBS di Sekolah

    • Menanamkan nilai-nilai untuk ber-PHBS kepada siswa sesuai dengan kurikulum yang berlaku (kurikuler)
    • Menanamkan nilai-nilai untuk ber-PHBS kepada siswa yang dilakukan diluar jam pelajaran biasa (ekstra kurikuler)
    Kerja bakti dan lomba kebersihan kelas
    Aktivitas kader kesehatan sekolah /dokter kecil.
    Pemeriksaan kualitas air secara sederhana
    Pemeliharaan jamban sekolah
    Pemeriksaan jentik nyamuk di sekolah
    Demo/gerakan cuci tangan dan gosok gigi yang baik dan benar
    Pembudayaan olahraga yang teratur dan terukur
    Pemeriksaan rutin kebersihan
    : kuku, rambut, telinga, gigi dan sebagainya.
    • Bimbingan hidup bersih dan sehat melalui konseling.
    • Kegiatan penyuluhan dan latihan keterampilan dengan melibatkan peran aktif siswa, guru, dan orang tua, antara lain melalui penyuluhan kelompok, pemutaran kaset radio/film, penempatan media poster, penyebaran leafleat dan membuat majalah dinding.
    Pengawasan & penerapan sanksi Pengawas penerapan PHBS di sekolah mencatat pelanggaran dan menerapkan sanksi sesuai dengan peraturan yang telah dibuat seperti merokok di sekolah, membuang sampah sembarangan


    7. Pemantauan dan evaluasi

    • Lakukan pamantauan dan evaluasi secara periodic tentang kebijakan yang telah dilaksanakan
    • Minta pendapat pokja PHBS di sekolah dan lakukan kajian terhadap masalah yang ditemukan.
    • Putuskan apakah perlu penyesuaian terhadap kebijakan
    Dukungan dan Peran untuk membina PHBS di sekolah
    Adanya kebijakan dan dukungan dari pengambil keputusan seperti Bupati, Kepala Dinas pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, DPRD, lintas sector sangat penting untuk pembinaan PHBS disekolah demi terwujudnya sekolah sehat. Disamping itu, peran dari berbagai pihak terkait (Tim Pembina dan pelaksana UKS), sedangkan masyarakat sekolah berpartisipasi dalam perilaku hidup bersih dan sehat baik di sekolah maupun di masyarakat.

    (1)Pemda
    Bupati/walikota
    Mengeluarkan kebijakan dalam bentuk perda, surat keputusan, surat edaran, instruksi, himbauan tentang Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan sehat disekolah.
    Mengalokasikan anggaran untuk pembinaan PHBS di sekolah.
    DPRD
    Memberikan persetujuan anggaran untuk pengembangan PHBS di sekolah
    Memantau kinerja Bupati/Walikota yang berkaitan dengan pembinaan PHBS di sekolah

    (2)Lintas Sektor
    Dinas Kesehatan
    Membina dan mengembangkan PHBS dengan pendekatan UKS melalui jalur ekstrakulikuler.
    Dinas Pendidikan
    Membina dan mengembangkan PHBS dengan pendekatan Program UKS melalui jalur kulikuler dan ekstrakulikuler
    Kantor Depag
    Melaksanakan pembinaan dan pengembangan PHBS dengan pendekatan program UKS pada perguruan agama

    (3)Tim Pembina UKS
    Merumuskan kebijakan teknis mengenai pembinaan dan pengembangan PHBS melalui UKS
    Mengkordinasikan kegiatan perencanaan dan program serta pelaksanaan pembinaan PHBS melalui UKS
    Membina dan mengembangkan PHBS melalui UKS serta mengadakan monitoring dan evaluasi.

    (4)Tim Pelaksana UKS
    Merencanakan dan melaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan kehidupan sekolah sehat dalam rangka peningkatan PHBS di sekolah.
    Menjalin kerjasama dengan orang tua peserta didik, instansi lain yang terkait dan masyarakat lingkungan sekolah untuk pembinaan dan pelaksanaan PHBS di sekolah.
    Mengadakan evaluasi pembinaan PHBS di sekolah.

    (5)Komite sekolah
    Mendukung dalam hal pendanaan untuk sarana dan prasana pembinaan PHBS di sekolah
    Mengevaluasi kinerja kepala sekolah dan guru-guru yang berkaitan dengan pencapaian sekolah sehat.

    (6)Komite sekolah
    Mengeluarkan kebijakan dalam bentuk surat keputusan, surat edaran dan instruksi tentang pembinaan PHBS di sekolah.
    Mengalokasikan dana/anggaran untuk pembinaan PHBS di sekolah
    Mengkoordinasikan kegiatan pembinaan PHBS di sekolah
    Memantau kemajuan pencapaian sekolah sehat disekolahnya

    (7)Guru-guru
    Bersama guru lainnya mengadvokasi yayasan/orang tua murid kepala sekolah untuk memperoleh dukungan kebijakan dan dana bagi pembinaan PHBS di sekolah
    Sosialisasi PHBS di lingkungan sekolah dan sekitarnya.
    Melaksanakan pembinaan PHBS di lingkungan sekolah dan sekitarnya
    Menyusun rencana pelaksanaan dan penilaian lomba PHBS di sekolahnya.
    Memantau tujuan pencapaian sekolah sehat di lingkungan sekolah

    (8)Orang tua murid
    Menyetujui anggaran untuk pembinaan PHBS di sekolah
    Memberikan dukungan dana untuk pembinaan PHBS di sekolah baik insidentil dan bulanan.

 
Say NO to Valentine's Day
Written by Admin   
Saturday, 14 February 2015 01:10

TANGGAL 14 Februari diperingati dunia sebagai Hari Kasih Sayang atau sering disebut Istimewa. Bagi umat muslim, hari tersebut diingatkan untuk selalu menolak, berperang melawan perayaannya.

Bagi umat lain di dunia, hari itu diingatkan untuk saling berbagi kasih sayang melalui barang, perhatian atau apapun yang menunjukkan rasa cinta.

Lalu apa sebenarnya Valentine Day itu. Banyak penulis blog menuliskan tentang sejarah tersebut dan sedikit yang menuliskan sejarah yang sama.

Beberapa dari mereka menuliskan, hari Valentine untuk merayakan pengorbanan kematian seorang Pendeta bernama Santo Valentine. Pendeta tersebut dituliskan , menentang Kaisar Cladius pada masa 269 M untuk menikahkan pasangan yang jatuh cinta.

Santo Valentine atau St Valentine menentang aturan tersebut dan menikahkan pasangan secara diam-diam. Kaisar Cladius mengetahui lalu memenggal kepala St Valentine pada 14 Februari 269 M.

Penulis lainnya menuliskan, 14 Februari ,Hari Valentine adalah hari Suci ‘Lupercalia’ atauHari Segala. Hari itu dipercayai untuk menghormati 3 orang dewa Romawi Kuno,Lupercus, Faunus, serta saudara kembar legendaris, yang konon mendirikan Roma,Remus dan Romulus.

Roma, Remus dan Romulus  Sejarah Valentine Day, dari Versi Tragis sampai Festival Sex romus dan romulus CopyRoma, Remus dan Romulus

Tepat tanggal itu, seorang Pendeta bernama Lupercalia akan berpakaian bulu kambing, melakukan upacara berdarah. Mengorbankan kambing dan seekor anjing, melumuri tubuh dengan darah seakan tubuh Lupercus menjadi merah. Lalu dia berjalan di sekitar bukitPalatine menggunakan tali dari kulit kambing yang diberi nama “Februa”.

Saat Lupercus berjalan di sekitar bukit, ada sederetan perempuan yang duduk di sisi bukit. Perempuan dicambuk menggunakan Februa agar menjadi subur.

Setelah itu, perempuan berkumpul di kota, nama mereka dimasukkan dalam kotak yang disebut “Surat Cinta” atau “Billet”. Laki-laki Roma lalu mengambil Bilet, nama dalam bilet tersebut akan menjadi pasangan seks liar dan berzina sampai Lupercalia atau 14 Februari berikutnya.

Lalu apa hubungan dengan hati atau kasih sayang pada tanggal tersebut?. Penulis versi ini menuliskan, hati melambangkan kekudusan hari itu. Bentuk hati pada perayaan itu digambarkan, rahim perempuan atau menurut mereka membuka kamar ke persetubuhan yang suci.

Lalu darimana kata Valentine berasal?.

Valentine adalah nama seorang Pendeta Katolik Gnostik di Roma sekitar abad ke-3. Katolik Gnostik mempertahankan budaya Lupercalia sebagai lisensi festival seks itu yang mereka sebut “Sophia dan Penebus”.

Saat upacara festival seks itu dilakukan 14 Februari, pendeta Valentine akan memimpin dan menyaksikan lalu mereka akan mengucapkan:” Biarkan cahaya benih turun ke dalam kamar pengantin-Mu, diterima oleh mempelai laki-laki … tangan-Mu terbuka untuk memeluknya. Sesungguhnya, rahmat telah turun atasmu”.

Seiring berjalannya waktu, Gereja Ortodoks menekan Katolik Gnostik dan menghasilkan “St Valentine”. Dan akhirnya, Valentine Day rutin dirayakan dan terus hingga seiring waktu dinamai Hari Kasih Sayang.(gob)

 
GramediaBook
Written by Admin   
Saturday, 14 February 2015 01:02

JAKARTA, PCplus – Beberapa tahun belakangan, popularitas tablet meroket. Ia tak hanya menjadi sarana main, tapi juga sarana kerja. Dipakai untuk mendukung pendidikan sekolah, e-learning, pun bisa. Yang terakhir ini mulai diperkenalkan di Indonesia.

Maka empat vendor besar di bidang masing-masing – Microsoft, Grasindo (Gramedia Widiasarana Indonesia), Saratech Internasional, Pesona Edu – bersatu demi menciptakan sebuah tablet pendidikan bagi anak-anak sekolah. Lahirlah GramediaBook, sebuah tablet 8,9” berbasis OS Windows 8.1 + Bing yang dimotori prosesor Intel Atom X3735F quad-core 1,3GHz.

“Tujuannya satu, mencerdaskan kehidupan bangsa. Microsoft memberikan konten: Windows Office 365 dengan lisensi gratis 1 tahun,” kata Lucky Gani (Business Group Lead, PT Microsoft Indonesia) saat peluncuran di Jakarta awal bulan ini (3/2/2015).

GramediaBook

GramediaBook

Dengan GramediaBook, tutur Wandi S. Brata (Director, PT Gramedia Widiasarana Indonesia/Grasindo), anak-anak bisa mengunduh bahan pelajaran dan menggunakannya tanpa interkoneksi Internet. “Boleh akses konten secara gratis selama enam bulan,” kata Wandi. “Bisa dipakai satu semester, bahkan satu tahun,” tambahnya.

Bagian belakang GramediaBook

Bagian belakang GramediaBook

Konten yang gratis diunduh di tablet itu adalah buku digital interaktif berdasarkan kurikulum pendidikan 2013 dan 2006 dari penerbit Grasindo, pengayaan materi dari Pesona Edu, kumpulan soal untuk try-out dan software untuk belajar bahasa Inggris dari Marshall Cavendish Singapore. “Jadi ada empat bahan pokok, dijual hanya Rp 2,2 juta, ” kata Wandi. “Sementara ini fokus di TK sampai kelas 12,” tambahnya.

Aspek keamanan saat menjelajah Internet telah dipikirkan dengan kehadiran aplikasi Parental Control dari McAfee Internet Security.

Untuk tahap pertama, Grasindo yang bekerjasama dengan Saratech (OEM – original equipment manufactur) akan memproduksi 2500 unit. “2500 pembeli pertama akan mendapatkan manfaat yang nilainya lebih dari Rp 2,2 juta. Distribusi ke daerah-daerah. Ada juga armada yang masuk ke sekolah-sekolah. 109 toko Gramedia bisa dimobilisasi untuk penjualan di luar sekolah,” jelas Wandi.

gramedia book + dus“Tablet ini bukan untuk main, tapi untuk pendidikan,” tandas Bambang Juwono (CEO, Pesona Edu). Ia mengingatkan bahwa software tidak akan menggantikan peran guru. “Tetap perlu dukungan orang tua dan guru,” katanya. Karena itu ia mengatakan GramediaBook pertama-tama haruslah diperkenalkan kepada para guru. “Lalu orang tua, dan murid. Sekolah bisa membelinya per kelas, misalnya 20 – 40 unit per kelas dan bisa digunakan bersama-sama,” kata Bambang.

Menurut Bambang, GramediaBook pun dapat mendukung program e-Sabak pemerintah di daerah 3T (terdepan, terluar, terpencil). Kendala koneksi Internet yang belum merata, katanya, bisa diminimalisir dengan GramediaBook.

“Software-software ini bisa jalan offline,” jelas Bambang. Jadi pengguna cukup koneksi ke Internet sekali saja untuk mengunduh, misalnya saat ke kota, setelah itu bebas menggunakannya tanpa koneksi Internet. “Standarisasi konten bisa tercapai dengan GramediaBook,” tambah pria yang software besutannya, Pesona Edu, sudah digunakan di sekitar 12 ribu sekolah.

 

SPESIFIKASI GramediaBook

Prosesor           : Intel Atom Z3735F quad-core 1,3GHz

Sistem operasi  : Windows 8.1

Displai               : 8,9” HD IPS with OGS

Memori            : RAM 2GB, storage 32GB

Kamera            : 5MP (belakang dengan otofokus), 2MP (depan)

Koneksi           : port audio 3,5mm, port microUSB 2.0, slot microSD (dukung maks. 64GB)

Fitur nirkabel : Wi-Fi 802.11b/g/n, Bluetooth 4.0, Miracast Wireless Display

Baterai            : 5400mAh

Bundel software: Microsoft Office 365 (gratis lisensi 1 tahun), Intel Security McAfee Parental Control Features

 
sideBar



Total Pengunjung

58682
TodayToday83
YesterdayYesterday177
This WeekThis Week83
This MonthThis Month3350
All DaysAll Days58682

Drs. H. Rohidi M.A

Google News

Loading feeds...

Created by SopanTech Solutions

Shoutbox

Turn off/on Sound Options Smileys History FAQ Kide Chat

Kide Shoutbox v0.9.8

Guest_9633: kpn ppdb smpn 10 dimulai ?
Admin: Sekitar tanggal 25 Juni 2013, menunggu pengumuman dari Dinas apabila ada perubahan
OBASAKA: kunjungin yoo blog alumni «link» :)
OBASAKA: ( Ananda M Lukman )
OBASAKA: ( Ananda M Lukman ) Alumni kelas 99
Guest_3812: Salam sejahtera untuk keluarga «link» «link» «link» «link» «link» «link» :)
Guest_5209: kapan ppdb smpn 10 tp 2014 dimulai ?
Admin: Info ppdb bisa dilihat disini : www.ppdb.smpn10kotatangsel.net
Budi: Tetap semangat ya «link» | «link» | «link» | «link» | «link» | «link» | «link» :) :) :)
Guest_7033: Klo taun kemarin nem terendah yg diterima brp yah? Tks
Guest_5210: Malam admin, saya mau tanya alamat lengkap smpn 10 tangsel dimana
Guest_5210: Sekaligus pasaing grade untuk tahun ini bagaimana?
Guest_5210: maksud saya passing grade
Admin: Tahun kmren NEM 26.30
Admin: Alamat SMPN 10: Jl. Yaktapena Raya No.08 Pondok Ranji Ciputat Timur 15412
Lala: kl tahun ini kira2 nilai terendah bereapa ya
Guest_3661: Minn selamat malam. mau tanya, apakah ada guru agama untuk siswa non muslim? (katholik). tks sebelumnya.
Guest_9551: GIMANADIH CARA PENDAFTAIAN DI SMPN 10PONDAK RANJI CIPUTAT :P javascript:kide.insertSmile(':P')
Admin: NEM terendah saat ini 24.93
Admin: Guru Katholik sudah ada..
Guest_8118: Hari Rabu Gmna?
Guest_8118: Untuk siswa baru Hari rabu membawa apa? (?)
Admin: Untuk siswa baru hari rabu bawa alat tulis dan buku tulis
Guest_2757: kapan siswa siswi kelas 7 masuk ??
Guest_5733: minta info kapan masuk untuk libur lebaran 2014 (?) (?)
Admin: Siswa-Siswi masuk seluruhnya pada tanggal 4 Agustus 2014
Andri: permisi, saya ingin bertanya tentang NISN
Admin: @Andri: Iya silahkan..NISN nya bermasalah atau gmn?
nova: hi semua ,,, jadi kangen nih ... «link»
Guest_2730: Hy Juga...Nova angkatan brp?
Galuhayu: Assalamualaikum bpk/ibu, saya tidak dapat melihat struktur organisasinya. selalu muncul kata "archieve"
test: Apa kabar nih
Admin: Kabar baik...
Guest_5739: Minta info untuk pendaftaran siswa baru, admin?
Admin: Untuk info pendaftaran siswa baru masih menunggu informasi dari Dinas Pendidikan, nanti akan diumumkan ke SD masing-masing
Guest_1810: Mohon infonya untuk pendaftaran siswa pindahan? Untuk kelas 8 .. trima kasih

Name:
Message:

:) :( ;) :P :D :| :O :S O.O 8) :_( :-* (!) (?)
bottom

top

Latest News

Popular


bottom

SMPN 10 KOTA TANGERANG SELATAN Jl. Yaktapena Raya No.08 Pondok Ranji Ciputat Timur 15412 Telp/Fax: 0217425213 Email: smpn10kotatangsel@gmail.com.